Teknologi jaman sekarang memang canggih. Tapi, apa canggihnya jika teknologi itu justru menimbulkan masalah lain. Kenyataannya, teknologi-teknologi masa kini cederung meimbulkan masalah lingkungan. Saat ini, bumi kita terancam rusak akibat pemanasan global.
Jika manusia peduli terhadap lingkungan, seharusnya manusia enggan memanfaatkan teknologi-teknologi tersebut. Tapi sayang, sebagian besar dari mereka sudah tidak ada yang “melek” lingkungan. Mereka hanya “melek” IT. Saya pun tergolong orang yang berkarakter demikian. Namun akhirnya saya sadar, tidak ada gunanya hidup dengan teknologi yang merugikan diri sendiri. Mungkin, sekarang efeknya belum begitu terasa. Tapi, bisa saja suatu hari nanti akan merasakannya jika tidak segera dicegah.
Oleh karena itu, sejak saya menulis artikel ini, saya berkomitmen untuk mengurangi penggunaan sepeda motor utuk berpergian. Untuk tahap awal, saya akan berusaha untuk mengurangi penggunaan sepeda motor di area kampus. Selama ini, saya hampir selalu menggunakan sepeda motor di area kampus. Kebetulan, kampus saya memang cukup besar. Setiap fakultas memiliki gedung sendiri-sendiri da letaknya agak berjauhan. Namun, saya memutuskan untuk memilih berjalan kaki karena selain membuat badan lebih sehat juga menghemat pengeluaran untuk membeli bensin. Hehehe...
Setelah tahap awal berhasil diterapkan, selanjutnya adalah membiasakan diri berjalan kaki ketika berpergian ke tempat-tempat di sekitar rumah. Tujuannya sama seperti yang sebelumya. Hehehe... Setelah dua tahap itu berhasil diterapkan, saya akan membeli sepeda (karena sepeda-sepeda di rumah sudah dijual =l ). Untuk yang satu ini, saya harus berusaha untuk bekerja sehingga memiliki penghasilan untuk membeli sepeda. Jika sudah mempunyai sepeda, saya akan membiasakan diri untuk menggunakan sepeda ketika berpergian ke mana-mana.
Alasan saya memilih menguragi peggunaan sepeda motor adalah karena saya sangat sering menggunakan kendaraan bermotor bahkan untuk pergi ke tempat-tempat yang jaraknya tidak jauh. Biasanya, rasa malas sering datang menghampiri. Tapi, setelah ini saya tidak boleh malas lagi. Saya lebih mendahulukan mengurangi penggunaan sepeda motor di area kampus karena saya lebih sering berada di kampus daripada di rumah. Aktivitas di kampus cukup padat sehingga biasanya di rumah hanya beristirahat da mengerjakan tugas kuliah.
Komitmen ini terinspirasi oleh gerakan Earth Hour. Baru tahun ini saya ikut berpartisipasi dalam kampanye Earth Hour karena ada beberapa kendala di tahun-tahun sebelumnya. Sejak kecil, saya memang dibiasakan untuk mencintai lingkungan. Namun sayangnya, untuk penggunaan kendaraan bermotor masih belum diterapkan di kehidupan sehari-hari.
Saya tertarik pada aksi yang dilakukan oleh Earth Hour, yakni mematikan lampu dan peralatan elektronik lainnya selama satu jam. Saya yakin, ini adalah awal dari sebuah kebiasaan positif. Semoga dengan komitmen ini, saya bisa mempengaruhi keluarga dan teman-teman saya untuk memiliki komitmen yang sama demi terciptanya lingkungan hidup yang indah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar